Direktur Better Markets mengatakan Kalshi dan Polymarket bukanlah ‘pasar yang sebenarnya’
Direktur Better Markets mengatakan Kalshi dan Polymarket bukanlah ‘pasar yang sebenarnya’ – Perdebatan mengenai legitimasi pasar prediksi kembali memanas di pusat keuangan Amerika Serikat. Sorotan tajam kini tertuju pada dua platform besar yang mendominasi sektor ini, yaitu Kalshi dan Polymarket. Organisasi advokasi reformasi keuangan nirlaba, Better Markets, baru saja melontarkan kritik yang sangat pedas. Cantrell Dumas, Direktur Kebijakan Derivatif di Better Markets, secara terbuka menantang status kedua entitas tersebut. Ia menegaskan bahwa platform-platform kiano88 ini bukanlah pasar keuangan yang sebenarnya dalam pengertian tradisional. Pernyataan kontroversial ini muncul di tengah pertarungan hukum dan regulasi yang sedang berlangsung mengenai masa depan kontrak acara.
Dumas berpendapat bahwa masyarakat sering salah mengartikan fungsi dari platform pertukaran ini. Banyak orang menganggapnya sebagai inovasi keuangan modern yang canggih. Namun, Better Markets melihatnya hanya sebagai kasino berteknologi tinggi yang menyamar sebagai bursa berjangka. Pandangan skeptis ini berakar pada prinsip dasar ekonomi mengenai tujuan sebuah pasar. Pasar keuangan yang sah seharusnya melayani kepentingan publik melalui pembentukan harga dan manajemen risiko. Sebaliknya, Dumas menilai Kalshi dan Polymarket gagal memenuhi kriteria fundamental tersebut.
Absennya Utilitas Ekonomi Nyata
Argumen utama Dumas berpusat pada konsep utilitas ekonomi. Pasar komoditas tradisional ada untuk membantu produsen dan konsumen mengelola risiko harga. Petani jagung menggunakan pasar berjangka untuk melindungi diri dari jatuhnya harga panen. Maskapai penerbangan membeli kontrak minyak untuk mengantisipasi lonjakan biaya bahan bakar. Aktivitas ini mendukung stabilitas ekonomi riil dan produksi barang.
Dumas menunjukkan bahwa kontrak acara di Kalshi atau Polymarket tidak memiliki fungsi serupa. Oleh karena itu, bertaruh pada siapa yang akan memenangkan pemilu atau berapa nominasi Oscar sebuah film tidak membantu ekonomi riil. Tidak ada aset dasar yang perlu dilindungi nilainya dalam skenario tersebut. Peserta pasar hanya berspekulasi untuk mendapatkan keuntungan cepat dari tebakan yang benar. Better Markets menegaskan bahwa aktivitas ini adalah perjudian murni, bukan investasi strategis.
Risiko Integritas Pemilu dan Demokrasi
Kekhawatiran terbesar Better Markets menyangkut kontrak yang berhubungan dengan pemilihan umum. Kalshi baru-baru ini memenangkan pertempuran hukum melawan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) untuk mendaftarkan kontrak pemilu. Meskipun demikian, Dumas dan organisasinya tetap menentang keras keberadaan produk semacam itu. Mereka percaya bahwa memonetisasi proses demokrasi membawa bahaya yang sangat besar bagi integritas bangsa.
Pasar prediksi pemilu membuka peluang bagi manipulasi persepsi publik. Pihak-pihak berkantong tebal dapat memasang taruhan besar untuk mengubah peluang kemenangan seorang kandidat secara artifisial. Media sering mengutip peluang pasar ini sebagai indikator sentimen pemilih. Akibatnya, manipulasi pasar dapat memengaruhi perilaku pemilih yang sebenarnya di bilik suara. Dumas memperingatkan bahwa “gamifikasi” pemilu ini merendahkan kesakralan hak pilih warga negara. Demokrasi seharusnya bukan menjadi ajang taruhan bagi para spekulan Wall Street.
Perbedaan dengan Pasar Modal Tradisional
Pendukung pasar prediksi sering membandingkan diri mereka dengan pasar saham. Mereka mengklaim bahwa mereka menyediakan data yang akurat melalui kebijaksanaan orang banyak (wisdom of the crowd). Namun, Dumas menolak perbandingan tersebut dengan tegas. Pasar saham berfungsi untuk mengalokasikan modal kepada perusahaan produktif yang menciptakan lapangan kerja.
Sebaliknya, pasar prediksi bersifat zero-sum game atau permainan jumlah nol. Satu pihak harus kalah agar pihak lain bisa menang. Tidak ada penciptaan nilai tambah dalam transaksi tersebut. Uang hanya berpindah tangan dari orang yang salah menebak ke orang yang benar menebak. Better Markets menekankan bahwa regulator harus melihat realitas ini dengan jernih. Memberikan stempel persetujuan regulasi kepada platform ini dapat menyesatkan investor ritel. Investor mungkin berpikir mereka berpartisipasi dalam pasar modal yang aman, padahal mereka sedang berjudi.
Tantangan bagi Regulator Federal
Pernyataan Dumas ini memberikan tekanan tambahan kepada CFTC. Badan regulator tersebut saat ini sedang menyusun aturan baru untuk membatasi kontrak acara tertentu. Better Markets mendukung penuh langkah CFTC untuk melarang kontrak yang bertentangan dengan kepentingan publik. Mereka mendesak regulator untuk tidak gentar menghadapi tekanan lobi industri teknologi.
Regulator menghadapi dilema yang sulit dalam menyeimbangkan inovasi dan perlindungan konsumen. Polymarket beroperasi menggunakan teknologi blockchain dan mata uang kripto yang sulit dilacak. Sementara itu, Kalshi mencoba menempuh jalur kepatuhan penuh di bawah pengawasan federal. Selanjutnya, Dumas mengingatkan bahwa legalitas formal tidak otomatis membuat sebuah produk bermanfaat bagi masyarakat. Ia meminta CFTC untuk kembali ke mandat utamanya, yaitu melindungi integritas pasar derivatif dari praktik spekulatif yang berlebihan.
Kesimpulan
Kritik tajam dari Better Markets ini menegaskan jurang pemisah yang lebar antara pandangan tradisional dan modern tentang keuangan. Cantrell Dumas telah menarik garis tegas di pasir. Bagi organisasinya, label “pasar” harus memiliki standar fungsi ekonomi yang ketat. Pada akhirnya, debat ini bukan hanya soal definisi semantik belaka. Hasil dari pertarungan ideologi ini akan menentukan bentuk masa depan regulasi keuangan di Amerika Serikat. Apakah kita akan membiarkan segala hal menjadi objek spekulasi, atau kita akan membatasi pasar keuangan hanya untuk aktivitas yang produktif? Jawaban atas pertanyaan tersebut masih menjadi tanda tanya besar.



Post Comment